Tangerang – Gema sholawat dan lantunan ayat suci Al-Qur’an mengiringi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar warga Kampung Dongkal, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (5/9/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman almarhum Amad Tebel, RT 005/RW 005, tersebut diikuti warga, jamaah majelis taklim, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur pemerintahan wilayah.
Selain menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Lurah Pondok Jagung Timur Jayadih, S.Pd., Ketua RW 005 Muhammad Yusup, Ketua RT 005 Edi Abdullah, pimpinan Majelis Taklim Darul Karim Robi’ah, serta Ketua Panitia Amsori atau Tagor.
Ketua Panitia Amsori dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah saya sebagai ketua panitia mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kedatangan Ustadz Faizal Zakki di tempat kami. Kami mohon maaf apabila ada kekurangan dari serangkaian acara yang diadakan pada malam hari ini,” ujar Amsori.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Jamaah juga menyaksikan penampilan MT Darul Karim berupa hafalan dan lantunan sholawat.
Suasana semakin semarak ketika Tim Hadroh MT Huburrosul tampil membawakan sholawat. Jamaah turut larut dalam lantunan sholawat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Memasuki acara inti, Ustadz Faizal Zakki menyampaikan tausiyah yang mengajak jamaah meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pesannya, Ustadz Zakki juga menyinggung pentingnya menjadikan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai dorongan untuk memperbaiki diri dan menjalankan nilai-nilai keteladanan Rasulullah.
“Ketika kita bangga sebagai umat Nabi, kita dibentangkan luas pengampunan oleh Allah SWT,” ujar Ustadz Zakki.
Pesan tersebut menjadi salah satu poin yang disampaikan dalam tausiyah. Jamaah diajak memahami bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan peringatan Maulid, tetapi juga melalui upaya meneladani akhlak, perjuangan, dan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi di Kampung Dongkal berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Kehadiran warga, tokoh masyarakat, jamaah majelis taklim, serta kelompok hadroh turut memperkuat nuansa kebersamaan dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Melalui peringatan ini, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga semangat bersholawat, memperkuat ukhuwah, serta menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.
Red






